Hong Kong mempersiapkan kamp karantina seluas 13,2 Hektar lahan

Hong Kong mempersiapkan kamp karantina seluas 13,2 Hektar lahan

INTERNASIONAL

Hong Kong mempersiapkan kamp karantina tertentu di Lady MacLehose Holiday Village untuk warga yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Pulau wisata seluas 13,2 hektare itu berada di kawasan hutan lindung Taman Wisata Sai Kung.

Dilansir CNN, pemerintah Hong Kong sejak 23 Januari lalu telah membuat perubahan lokasi liburan berikut jadi pusat karantina untuk menampung orang yang terinfeksi virus corona.

Sebuah pos kontrol didirikan di pintu masuk daerah taman nasional yang tenang untuk memantau orang-orang yang masuk dan keluar.

Departemen Layanan Hiburan dan Kebudayaan, Lady MacLehose Holiday Village mengatakan daerah mereka bisa menampung 268 tenda berkemah dan 52 bungalow.

Lokasi ini jadi daerah ketiga kamp karantina korban terduga terinfeksi virus corona.

Sebelumnya pemerintah China termasuk telah membuat perubahan Lei Yue Mun Park dan sebuah bangunan di kota Fanling untuk jadi pusat karantina orang yang dianggap terinfeksi virus corona.

“Untuk menangani kebutuhan karantina di era depan, Departemen Kesehatan telah menghubungi pengelola desa wisata di bawah organisasi non-pemerintah lain sebagai daerah potensial sebagai pusat karantina,” tulis pemerintah Hong Kong dalam pernyataannya.

Hanya saja, konsep pemerintah untuk membawa dampak pusat karantina mendapat protes keras berasal dari warga di kota Fanling. Ratusan warga melayangkan protes keras hingga melemparkan bom molotov sebagai bentuk kekecewaan pembangunan pusat karantina di Fanling, daerah yang berbatasan dengan China.

Bangunan apartemen tidak berpenghuni itu rencananya akan diubah dan digunakan sebagai pusat karantina saat warga yang dianggap terinfeksi virus corona.

Warga sempat memblokade jalur dan bentrok dengan polisi pada Minggu (26/1). Pedemo termasuk meminta pemerintah Hong Kong menutup daerah perbatasan dengan China untuk menahan penyebaran virus corona.

Hingga saat ini Hong Kong telah mengonfirmasi delapan kasus penyebaran virus corona.

Kementerian Kesehatan Hong Kong mengatakan hingga Senin (27/1) siang terdapat 107 orang yang tengah dikarantina dan 77 kasus terinfeksi virus corona.

Pemerintah mencatat 2.000 orang telah terinfeksi virus corona di China. Penyebaran virus corona hingga kini telah mencakup Amerika Serikat, Prancis, Australia, Thailand, Filipina, dan Singapura.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *