Phuket Thailand Siap-siap Terima wisatawan Asing Mulai 1 Oktober Dengan Cara Terbatas

Phuket Thailand Siap-siap Terima wisatawan Asing Mulai 1 Oktober Dengan Cara Terbatas

Diposting pada

Phuket Thailand Siap-siap Terima wisatawan Asing Mulai 1 Oktober dengan cara Terbatas Bagian pariwisata di beberapa negara perlahan-lahan sembuh dari keterepurukan karena pandemi Covid-19. Walau bagaimanapun, ide wisatawan tidak lagi sama. penrapan protokol  kesehatan yang ketat jadi sisi dari etika baru dalam traveling. Hal sama akan diterapkan di Phuket, tempat wisata pantai populer di Thailand.

Pertama Menteri Thailand Prayut Chan-o-cha meluluskan wisman masuk di Phuket mulai 1 Oktober pada keadaan terbatas. Ini dikatakan dalam tatap muka pertama Pusat Administrasi Keadaan Ekonomi yang baru dibuat. Dikutip dari situs Bangkok Post (25/8/2020), Kementerian Pariwisata serta Olahraga Thailand tengah siap-siap mengenalkan gagasan Safe and Sealed di enam daerah. Phuket Thailand Siap-siap Terima wisatawan Asing Mulai 1 Oktober Dengan Cara Terbatas Pada tempat-area itu masyarakat ditempat akan meluluskan wisatawan luar negeri bertandang dengan karantina 14 hari di wilayah terbatas yang telah dipastikan.

“Tak perlu tiba dengan group tour,” kata Menteri Pariwisata serta Olahraga Thailand Phiphat Ratchakitprakarn. “Wisatawan individu bisa berkunjung ke beberapa propinsi, tetapi mereka harus patuhi ketentuan penyaringan yang ketat, seperti barisan yang lain awalnya dibolehkan. Hotel tidak sama di share pantai yang serupa dalam radius satu km. bisa digolongkan untuk zone tertutup. Gagasan ini akan mempermudah pelancong melakukan aktivitas di pantai,” sambungnya.

Selesai mengakhiri karantina semasa dua minggu, wisatawan asing bisa berwisata dengan bebas di Phuket. Tetapi bila ingin berwisata ke luar propinsi, mereka perlu tinggal semasa tujuh hari lagi. Untuk menahan ketakutan masyarakat lokal masalah peluang paparan virus, semua staf hotel harus tinggal di tempat tertutup. Bila ingin berwisata ke lain tempat, mereka harus jalani tes swab serta masuk karantina 14 hari seperti wisman.

Phiphat menyebutkan, Menteri Transportasi akan berkunjung ke Phuket pada 5-6 September 2020 untuk mengecek transportasi laut yang menyambungkan tiga propinsi Laut Andaman, yaitu Phuket, Krabi, serta Phangnga. Ini mempunyai tujuan pastikan wisman yang tengah karantina 14 hari tidak bisa berwisata dengan bebas tanpa ada pemantauan

kunjungan  ini akan melibatkan  petinggi tinggi lain dari tiga kementerian, yaitu Kesehatan Warga, Dalam Negeri, dan Pariwisata serta Olahraga. Mereka ingin dengar pendapat publik mengenai gagasan itu. Disebutkan Phiphat, walau tubuh-badan negara percaya masalah pengaturan perjalanan udara serta darat, ada sela dengan transportasi laut. Beberapa wisman telah memakai cara ini untuk hentikan karantina. Sesudah berkunjung ke Phuket, instansi negara akan membuat audiensi publik di propinsi prospek yang lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *