Beberapa Negara Yang Paling Berbahaya Di Dunia 2021, Satu peta baru mengutarakan beberapa negara dengan resiko keamanan tertinggi 2021. Libya, Suriah, dan Afghanistan ada di perincian negara paling berbahaya di dunia, menurut Internasional SOS, instansi specialist sektor kedokteran dan keamanan global, yang memutuskan lima kelompok resiko berdasar teror yang diakibatkan oleh kekerasan politik (terhitung terorisme, perlawanan, kekacauan memiliki motif politik dan perang), kekacauan sosial (terhitung kekerasan sektarian, komunal dan etnis) dan kekerasan dan kejahatan kecil.

Infrastruktur transportasi, kondisi jalinan industrial, efektifitas service keamanan dan genting dan liabilitas negara pada musibah alami diakui waktu memandang semasing negara.

Tingkat resiko paling rendah yang diikuti selaku “Tidak Berarti”, hanya dikasih ke tujuh negara, semua di Eropa: Islandia, Denmark (dan daerah otonom Greenland), Norwegia, Finlandia, Swiss, Slovenia dan Luksemburg. Inggris dipandang selaku resiko “Rendah”, terhitung AS, Kanada dan Australia.

Beberapa negara yang sudah dikasih peringatan resiko paling tinggi diikuti dengan “Berlebihan”: Afghanistan, Yaman, Suriah, Libya, Mali, Somalia, Sudan Selatan dan Republik Afrika tengah, Bersama-sama dengan beberapa Nigeria, Republik Demoktratik Kongo, Ukraina, Pakistan, Irak dan Mesir.

menurut International SOS, pengertian negara dengan kelompok “Berlebihan” ialah: “Kontrol dan hukum dan keteraturan pemerintahan peluang rendah atau mungkin tidak meliputi semua daerah. Intimidasi berbahaya gempuran kekerasan oleh barisan membawa senjata yang menarget wisatawan dan karyawan international. Service pemerintahan dan transportasi nyaris tidak berperan. Sejumlah besar negara tidak bisa dijangkau oleh orang asing.”

Lebih dari 55% negara di Afrika saat ini seutuhnya atau beberapa ada di tingkat resiko keamanan yang “tinggi” atau “berlebihan” sesudah kenaikan militansi atau perlawanan. Peta itu memandang resiko klinis negara saat sebelum wabah, dengan Inggris, Eropa Barat, AS, Kanada dan Afrika Selatan antara beberapa tempat yang di deteksi mempunyai resiko paling rendah.

Beberapa negara beresiko tinggi sekali terhitung Venezuela, Niger, Libya, Somalia, Sudan Selatan, Eritrea, Yaman, Burkina Faso, Guinea, Suriah, Afghanistan dan irak.

Rangking resiko klinis pra-pandemi didasari pada bermacam resiko kesehatan dan faktor yang memudahkan, terhitung penyakit menyebar, faktor lingkungan, data penyelamatan klinis rawat jalan dan rawat inap, akses ke stok farmasi bermutu, dan kendala budaya, bahasa atau administrasi.

Pascapandemi, penilaian mengenai berapa besar Covid-19 mengubah operasional dunia usaha nampak di sejumlah lokasi yang digolongkan selaku resiko “Benar-benar Rendah”: Tanzania, Selandia Baru, Nikaragua dan Svalbard.

Saat itu, hanya satu negara, Georgia, yang menemoati rangking resiko paling tinggi.