Tanbo Art, Seni 'Melukis' Sawah dari Jepang

Tanbo Art, Seni ‘Melukis’ Sawah dari Jepang

Diposting pada

Tanbo Art, Seni ‘Melukis’ Sawah dari Jepang, Jepang memang negeri yang punyai banyak kekhasan. Dari mulai adat geisha, kintsugi alias seni menambal keramik dengan emas, sampai semboyan kaizen yang mereka dukung tinggi dalam melakukan bisnis. Tanbo Art, Seni ‘Melukis’ Sawah dari Jepang, Demikian beberapa hal mengagumkan dari negeri sakura yang membuat masyarakat negara lain takjub. Tidak kecuali tanbo art.

Tanbo art ialah seni menanam padi beberapa tipe ikuti skema spesifik sampai petak sawah seperti terlihat lukisan dari terlalu jauh. Dikutip The Japan Times, tanbo art bermula dari satu desa di Prefektur Aomori.

Penghormatan untuk Pertanian Padi Semasa 2000 Tahun

Di tahun 1993, masyarakat Inakadate sedang cari langkah untuk revitalisasi desa. Awalnya, eksplorasi arkeologi sudah mendapatkan bukti jika desa itu telah jadi wilayah pertanian semasa beberapa ribu tahun. Minimal padi telah tumbuh disana semasa dua ribu tahun. Untuk menghargai riwayat itu, masyarakat mengawali tanbo art dengan sawah di belakang balai desa.

Beberapa petani memakai empat tipe tanaman padi untuk bikin skema warna tidak sama.

Jadi Objek Rekreasi Terkenal, Tiap Tahun Tukar Gambar

Di tahun 2006 saja, tanbo art Inakadate didatangi 200.000 wisatawan. Supaya tanbo art dapat disaksikan keseluruhannya, pengunjung harus ada pada ketinggian. Jadi masyarakat Inakadate mempersiapkan menara setinggi 22 mtr. untuk gardu pandang.

Gambar di sawah ditukar tiap tahun. Dikutip Telegraph, masyarakat Inakadate berunding tiap bulan April untuk tentukan gambar tahun ini. Sesudah gambar ditetapkan, bentuknya sesuai dengan rasio di computer supaya bisa direalisasikan di tempat betulan.

Diiringi Negara-Negara Lain

Tanbo art dapat dibuktikan punyai daya tarik rekreasi yang tinggi. Semenjak itu beberapa daerah lain ikuti jejak beberapa petani di Inakadate. Contohnya Yonezawa di Prefektur Yamagata. Wilayah Yuanli di Miaoli, Taiwan membuat tanbo art mereka sendiri. Tidak tertinggal Goesan-gun, Korea Selatan yang telah menghiasi sawahnya dengan tanbo art semenjak tahun 2008.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *